Malang Kota Pelajar

Malang merupakan salah satu kota yang terdapat banyak lembaga pendidikan dan berjuta pelajar

Menjadi Agen Perubahan

Namun tidak semua kalangan pelajar peduli akan keadaan sekitar dan hanya mereka yang sadar peran akan mengambil pergerakan perubahan

Himpunan Mahasiswa

Kalangan pelajar yang tersadarkan akan kebenaran berhimpun untuk menjadi sebuah kekuatan

Yakin Usaha Sampai

Bergerak dan berjuang dalam wadah kekuatan untuk merubah tatanan masyarakat dan negara berlandaskan ajaran Islam

Intelektual Movement

Setiap penyimpangan dari kebenaran akan dibenahi tanpa ada toleransi, hanya ada satu kata LAWAN!

Showing posts with label Palestina. Show all posts
Showing posts with label Palestina. Show all posts

Tuesday, January 6, 2009

Penggalangan Dana HMI Menuju Palestina yang Adil Sejahtera

Penggalangan Dana HMI Menuju Palestina yang Adil Sejahtera yang telah terkumpul dikirimkan via

1) Kantor Pos Bank Muamalat Share Cabang Semarang A.n. Widayat Saputro, No. Rekening 9235250799

2) Kantor Pos Bank Muamalat Share Cabang Yogyakarta A .n. Dusrinah, No. Rekening 9053668599

Untuk konfirmasi hubungi 081 32 606 3453 a.n. Widayat Saputro (Direktur LDMI dari PB HMI).

Pernyataan Sikap HMI Cabang Malang: Selamatkan Palestina, Hentikan Kekejaman Israel

Israel kembali menyerang Palestina. Lebih dari 660 orang jadi korban. Umumnya anak-anak, wanita dan orang tua. Ribuan lainnya luka berat dan ringan. Serangan ini adalah tindakan brutal dan kejam Israel atas penduduk sipil Palestina.

HMI Cabang Malang dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut.
1. HMI Cabang Malang mengutuk keras aksi kekejaman Israel terhadap penduduk Gaza yang menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan lainnya terluka. Kekejaman ini merupakan bentuk frustasinya Israel karena gagal membunuh semangat perjuangan Palestina yang telah mendapatkan blokade bertahun-tahun.

2. HMI Cabang Malang menyatakan bela sungkawa kepada Palestina atas ujian yang mereka terima. Kami yakin ujian ini adalah jalan menuju kemenangan Palestina atas penjajan Israel. Kami yakin bahwa semangat perjuangan Palestina tak akan surut hanya dengan jatuhnya korban dari agresi militer tersebut.

3. HMI Cabang Malang menyerukan kepada dunia Islam khususnya dunia Arab untuk menghimpun segala kekuatan guna mencegah berlangsungnya pembantaian di Gaza. Pemerintah RI diminta lebih proaktif menangani krisis Timteng ini.

4. HMI Cabang Malang mendesak kepada Pemerintah AS agar segera menghentikan agresi militer Israel atas Palestina.

5. Seluruh kader dan simpatisan HMI Cabang Malang diminta membantu meringankan penderitaan Palestina dengan menyisihkan sebagian rezeki (harta) hingga doa.

6. Seluruh masyarakat diminta untuk melakukan Qunut Nazilah, doa keselamatan bagi umat Islam di Palestina dan mendukung perjuangan pembebasan Baitul Maqdis dari ancaman Yahudi.

Wednesday, May 14, 2008

Ingat, 14 Mei 2008 Adalah 60 Tahun Berdirinya Negara Israel di Palestina

Untuk memperingati hari kelam dan dukungan HMI pada eksistensi Palestina, berikut ini adalah artikel dari situs Berita Sore yang sepandangan. Selamat membaca!

Konflik Arab dan Israel telah berlangsung selama enam dasawarsa sejak para pegiat Zionis Yahudi memproklamirkan kemerdekaan Israel di tanah Palestina pada 14 Mei 1948.

Sejak saat itu, bangsa Arab dan Palestina menjadikan tanggal itu sebagai peringatan tragedi kemanusiaan, yaitu mengenang ketika jutaan rakyat Palestina lari meninggalkan rumah dan tanah air mereka untuk menyelamatkan diri dari kekejaman Zionis.

Memperingati 60 tahun tragedi Palestina itu, Jakarta mengadakan Konferensi Internasional bertema “Kemerdekaan dan Hak Kembali Pengungsi Palestina dan 60 Tahun Pembersihan Etnis” Konferensi selama dua hari yang diprakarsai Universitas Indonesia (UI) dan “Voice of Palestine: Indonesian Society of Palestine Freedom” di Hotel Makara, UI Depok, Jawa Barat, itu menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan tokoh nasional dan internasional.

Sementara itu, Israel menjadikan tanggal 14 Mei sebagai hari keramat. Presiden AS George W Bush dan sejumlah kalangan pemimpin dunia menghadiri HUT kemerdekaan ke-60 pada 14 Mei 2008 di Israel.

Hingga kini jutaan pengungsi Palestina masih menanggung derita di kamp-kamp pengungsi karena Israel menolak keinginan mereka kembali ke tanah airnya.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda konflik itu akan berakhir kendati telah diadakan sejumlah konferensi perdamaian internasional Timur Tengah (Timteng).

Kronologis

Berikut kronologi konflik kedua bangsa keturunan Semit tersebut.

14 Mei 1948 - Tokoh Zionis Yahudi David Ben-Gurion memproklamirkan kemerdekaan Israel di Tel Aviv pada pukul 16:00 waktu setempat. Haqana, kelompok teroris Yahudi melancarkan “Operasi Schfifon” untuk mencaplok Kota Suci Jerusalem.

15 Mei - Penjajah Inggris mengakhiri mandatnya di Palestina. Presiden AS Harry S. Truman menyatakan pengakuan terhadap kemerdekaan Israel. Mesir, Yordan, Suriah, Irak, Lebanon, Arab Saudi menyatakan perang terhadap Israel.

Pasukan pertama Mesir menyeberang perbatasan Palestina dan menyerang koloni Kfar Darom dan Nirim di Negev. Pasukan Transjordan menyeberangi Sungai Yordan ke Palestina, sementara pasukan Lebanon menyerbu desa Malkiya dan Qadas, yang sebelumnya diserang dan dicaplok Haqanah. Warga Arab secara besar-besaran lari menyelamatkan diri dari tanah air mereka ke kamp-kamp pengungsi.

28 Mei - Pasukan Irak menyerang Tul Karm dan menguasai Geulim, Kfar Yona dan Ein Vered. Belakangan pasukan Irak dipukul mundur oleh pasukan Alexandroni, Israel.

11 Desember - Resolusi PBB 194 menyerukan gencatan senjata, dan mengimbau para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka.

27 April 1949 - PBB dan AS memprakarsai Konferensi Lausanne sebagai sarana perundingan gencatan senjata Israel-Arab, namun tidak tercapai karena diboikot Arab.

29 Oktober 1956 - Israel menyerbu Semenanjung Sinai di Mesir, bersamaan dengan perang Terusan Suez yang dilancarkan Inggris dan Perancis terhadap Mesir.

1964 - Para tokoh Palestina pimpinan Yasser Arafat mengadakan Kongres Palestina yang menghasilkan pembentukan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

5 Juni 1967 - Israel melancarkan serangan terhadap Mesir dan Suriah. Perang Enam Hari tersebut Israel mencaplok seruluh Palestina, Semenanjung Sinai (Mesir), dan Dataran Tinggi Golan (Suriah).

5 September 1972 - Pejuang Palestina membunuh 11 atlet Israel dalam Olimpiade Munich.

6 Oktober 1973 - Israel dan Suriah menyerang Sinai dan Golan yang dicaplok Israel. Meski tidak berhasil mengambil alih kembali tanah yang diduduki Iseral, tapi Mesir dan Suriah dalam perang itu mengklaim menang.

19 November 1977 - Presiden Mesir Anwar Saddat melakukan kunjungan bersejarah ke Israel.

17 September 1978 - Presiden Saddat dan PM Israel Menachem Begin menandatangi kesepakatan damai di Camp David yang diprakarsai Presiden AS Jimmy Carter.

26 Maret 1979 - Saddat dan Begin menandatangani perjanjian damai di Gedung Putih.

7 Juni 1981 - Militer Israel melancarkan serangan udara terhadap reaktor nuklir Irak.

25 April 1982 - Israel menyerahkan kembali Semenanjung Sinai kepada Mesir.

6 Juni 1982 - Israel mencaplok Lebanon dan memaksa Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pimpinan Yasser Arafat keluar dari Lebanon.

16 September 1982 - Pembunuhan besar-besaran kamp pengungsi Palestina di Sabra dan Shatila oleh Israel.

28 November 1987 - Rakyat Israel memulai “intifada”, aksi lempar batu terhadap tentara Israel.

30 Maret 1991 - Imigrasi besar-besaran kaum Yahudi Uni Soviet ke Israel.

30 Oktober 1991 - AS dan Uni Soviet memprakarsai konferensi perdamaian Timteng di Madrid, Spanyol.

13 September 1993 - Presiden Palestina dan PM Israel Yitzhak Rabin menandatangani perjanjian damai di Gedung Putih untuk pembentukan wilayah Otonomi Palestina atas prakarsa Presiden AS Bill Clinton.

26 Oktober 1994 - Israel dan Yordan menandatangani perjanjian damai prakarsa Presiden Clinton.

10 Januari 2000 - Israel menarik pasukannya dari Lebanon Selatan.

28 September 2000 - Intifada kedua dimulai setelah pemimpin Israel Ariel Sharon secara provokatif memasuki Masjidil Aqsa di Jerusalem.

30 April 2003 - “Peta Jalan” perdamaian Israel-Palestina dibentuk kuartet beranggotakan AS, Uni Eropa, PBB, dan Rusia.

8 Februari 2005 - Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan PM Ariel Sharon mendeklarasikan gencatan senjata.

22 Agustus 2005 - Israel menarik pasukan pemukim Yahudi dari Jalur Gaza setelah 38 tahun dicaploknya.

Juli 2006 - Perang Hizbullah dan Israel pecah yang menyebabkan lebih dari 1.000 orang Lebanon dan sekitar 200 warga Israel tewas.

27 November 2007 - Presiden AS George Bush memparakarsai Konferensi Annapolis untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Israel-Palestina.
14 Mei 2008 - Israel merayakan 60 tahun kemerdekaannya secara besar-besaran yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia termasuk Presiden Bush. Di pihak lain, dunia Arab juga memperingatinya sebagai tragedi kemanusiaan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More